Cara Membersihkan Kamar Mandi dengan Urutan yang Benar
Membersihkan kamar mandi sering terasa tidak selesai-selesai: lantai sudah bersih, lalu kotor lagi karena tetesan dari atas. Rahasianya ada di urutan: dari atas ke bawah, dan dari bagian yang paling bersih ke yang paling kotor.
Perlengkapan
- Sarung tangan (dan masker bila memakai pembersih kuat).
- Lap mikrofiber, wiper kaca, sikat lantai, sikat kecil untuk nat, dan kuas untuk pembersih kerak.
- Pembersih sesuai permukaan: pembersih kaca, pembersih umum, dan pembersih kerak untuk bagian berkerak.
- Ember atau wadah dan kantong sampah.
Urutan membersihkan
- Rapikan dulu: keluarkan botol sabun, keset, dan tempat sampah. Buka ventilasi.
- Plafon, sudut atas, dan exhaust fan: singkirkan debu dan sarang laba-laba.
- Kaca dan cermin: bersihkan bercak; untuk kerak air, pakai pembersih kerak pada kaca sesuai label.
- Dinding dan area shower: bersihkan sisa sabun dari atas ke bawah.
- Wastafel: bersihkan bak dan sekitar lubang pembuangan.
- Kloset: bagian dalam terakhir di antara perabot, lalu bagian luar dan dasarnya.
- Lantai: mulai dari sudut terjauh menuju pintu, termasuk sekitar saluran air.
- Saluran: bersihkan saringan rambut.
- Bilas dan keringkan, lalu kembalikan barang-barang.
Bagian berkerak
Untuk kerak di kloset, wastafel, kaca/cermin, dan lantai toilet yang tidak mengkilap, pakai pembersih kerak sesuai labelnya. Dengan VOLKA: tuang ke wadah, oleskan dengan kuas (cukup dikuas, tidak perlu disikat), bilas sampai bersih, dan coba dulu di sudut kecil. Hindari lantai mengkilap (keramik glossy), marmer, granit, terasso/ubin, dan stainless tipis.
Seberapa sering?
- Harian: seka kaca dan wastafel, buka ventilasi.
- Mingguan: kloset, wastafel, lantai, saringan saluran.
- Bulanan: plafon, exhaust fan, nat, dan kerak yang mulai terbentuk.
Hasil pembersihan bisa berbeda tergantung jenis permukaan dan ketebalan kerak.